Padepokan Jagat Musafir Lestarikan Budaya Banten

Padepokan Jagat Musafir merupakan padepokan yang masih berumur sangat belia yaitu baru 8 bulan lalu di deklarasikan, dengan semangat untuk melestarikan budaya banten yaitu pementasan kembang kalangan dan Debus. Hadari selaku ketua padepokan mengakomodir mayoritas keinginan masayarakat dan anggotanya untuk mengadakan acara gembrung bersama dengan menampilkan anggotanya dan mengundang unsur kepengurusan DPD dan DPC Bandrong yang ada di Kota Cilegon untuk bersilaturahmi dalam rangkaian acarawalimatul Ursyi Ihya dan Sandy adik dari ketua Padepokan Jagat Musafir pada tanggal 4 September 2019 . Padepokan yang berada di lingkungan pecek kecamatan Jombang ini merupakan cabang dari Padepokan Manggala Kota Cilegon salah satu binaan TB. Romli Siaf.

Acara gembrung dan pementasan debus tersebut turut di hadiri oleh pemerhati budaya Banten H.Awab yang merupakan tokoh masyarakat kota Cilegon dan juga menjabat sebagai kasat intelkam Polres Cilegon, beliau juga sangat mendukung dan berusaha akan menggaungkan serta memajukan silat Bandrong di tanah kelahirannya dan mengajak setiap anggota padepokan yang ada di Cilegon agar ikut menghadiri pelantikan akbar DPP, DPW dan DPD Bandrong Banten Indonesia  pada bulan desember 2019 di alun-alun barat Kota Serang yang akan dihadiri 20.000 anggota Bandrong seluruh indonesia, saat menyampaikan sambutannya pada acara tersebut. Acara kembang kalangan silat bandrongpun di mulai sejak pukul 20.00 yang diselingi atraksi Debus yaitu kebal dari almadad, tusuk lidah dengan jarum panjang, golok, gergaji dan bor. Pada saat permainan debus turut serta anggota baru padepokan manggala dari lampung, acara kembang kalangan bandrong dan debus di tutup dengan penuh keakraban sekitar pukul 01.00 dengan menyantap makan malam dengan menu khas cilegon yaitu rabeg.